RSUD KHZ Musthafa Persiapkan Tim Bayangan Demi Menghadapi Lonjakan Pasien di Libur Panjang Hari Raya

Dalam mengantisipasi lonjakan pasien selama libur panjang hari raya, RSUD KHZ Musthafa di Tasikmalaya telah merumuskan serangkaian langkah-langkah strategis. Tujuan utamanya adalah untuk menjamin bahwa seluruh layanan kesehatan bagi masyarakat bisa berjalan dengan lancar dan optimal.
Antisipasi Layanan Kesehatan Selama Libur Panjang
Wiwin Winaningsih, selaku Kepala Bagian Tata Usaha RSUD KHZ Musthafa, menjelaskan bahwa selama libur panjang, pelayanan poli rawat jalan akan dialihkan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Meski begitu, layanan untuk pasien dengan kondisi darurat tetap akan tersedia melalui IGD, menunjukkan komitmen rumah sakit ini untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi pasiennya.
“Kami telah mempersiapkan antisipasi untuk libur panjang hari raya, khususnya terkait pelayanan IGD. Mengingat layanan poli biasanya tutup, kasus-kasus tertentu yang membutuhkan pelayanan medis akan kami layani melalui IGD. Jadi, pasien dengan kondisi darurat masih bisa mendapatkan pelayanan selama masa libur,” ujarnya pada hari Jumat, 13 Maret 2026.
Persiapan Tim Bayangan
Rumah sakit juga telah membentuk tim bayangan yang siap dikerahkan jika terjadi lonjakan pasien mendadak selama masa libur. Tim ini terdiri dari berbagai tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat, bidan, hingga petugas radiologi dan rontgen yang telah dijadwalkan untuk siaga.
Siap Menghadapi Lonjakan Pasien
“Kami juga telah menyiapkan satu tim bayangan. Jadi, baik itu dari radiologi, rontgen, perawat, bidan, atau dokter, semuanya telah siap dan ada jadwalnya. Tim ini akan diterjunkan jika situasi membutuhkan, misalnya jika terjadi lonjakan pasien di IGD yang melebihi kondisi normal,” jelas Wiwin.
Antisipasi Kemungkinan Kasus Darurat
Langkah-langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan rumah sakit dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang sering muncul saat libur panjang. Salah satunya adalah peningkatan kasus kecelakaan lalu lintas dan kondisi darurat lainnya.
“Intinya, untuk kondisi yang biasanya terjadi saat libur seperti kecelakaan atau keadaan darurat lainnya, jika diperlukan tambahan tenaga dokter maupun perawat di luar petugas yang sedang berjaga, semuanya telah kami siapkan,” pungkas Wiwin.

